DWP UIN SUNA Lhokseumawe Peringati Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan Rasulullah dalam Keluarga

www.uinsuna.ac.id - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe di Aula Biro Rektorat, Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang.

Peringatan maulid tersebut menghadirkan penceramah Ustaz Junaidi Ilyas, S.Pd.I., yang menyampaikan tausiah bertema “Rasulullah sebagai Suri Teladan Cinta dalam Kehidupan”. Melalui ceramahnya, ia mengajak peserta menjadikan kehidupan Rasulullah sebagai pedoman dalam membina hubungan keluarga, menjalankan peran sosial, dan menghadapi tantangan kehidupan di era digital.

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi perlu menjadi ruang refleksi untuk memahami kembali keteladanan Rasulullah SAW, termasuk dalam kehidupan keluarga dan hubungan antarsesama.

“Peringatan maulid harus menjadi momentum muhasabah untuk meneladani pribadi Rasulullah, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam hubungan sosial,” ujar Prof. Danial.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah dapat menjadi landasan dalam membangun hubungan yang dilandasi kasih sayang, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut relevan diterapkan dalam kehidupan rumah tangga maupun lingkungan kerja.

Ketua DWP UIN SUNA Lhokseumawe, Ny. Sri Afrianti Danial, menyampaikan bahwa peringatan maulid merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus upaya menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah SAW memberikan teladan yang sempurna dalam membangun keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang. Akhlak beliau mengajarkan kita tentang keharmonisan, kepedulian, serta perjuangan dalam menyebarkan ajaran Islam,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dan peran pasangan dalam kehidupan rumah tangga. Menurutnya, keberhasilan seorang suami tidak terlepas dari dukungan istri yang mendampingi berbagai aktivitas dan turut menjaga kehangatan keluarga. Sebaliknya, keharmonisan rumah tangga juga membutuhkan komitmen, perhatian, dan tanggung jawab bersama dari kedua belah pihak.

Dalam tausiahnya, Ustadz Junaidi menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga serta keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan rumah tangga. Ia mengingatkan bahwa hubungan keluarga yang harmonis perlu dibangun melalui komunikasi, empati, dan kepedulian, terutama di tengah tantangan kehidupan pada era digital.

Ia juga mengajak para suami untuk mengedepankan pendekatan hati tanpa mengesampingkan akal sehat dalam membina rumah tangga. Sementara itu, nilai rasa malu dan kehati-hatian dalam bersikap turut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga kehormatan diri dan keluarga.

“Dua hal ini adalah kunci menuju keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Ustaz Junaidi.

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan kampus, pengurus DWP, serta tenaga kependidikan UIN SUNA Lhokseumawe. Selain menjadi sarana memperdalam pemahaman keagamaan, peringatan maulid ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga besar kampus.

Menutup sambutannya, Ny. Sri Afrianti Danial berharap peringatan Maulid Nabi dapat mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan UIN SUNA Lhokseumawe, baik secara kelembagaan maupun dalam kehidupan rumah tangga pasangan suami istri yang sama-sama mengabdi di kampus.

Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya dipahami melalui tausiah, tetapi juga diterapkan dalam keseharian sehingga tercipta lingkungan keluarga dan kerja yang lebih harmonis, saling mendukung, serta dilandasi kasih sayang. (AM)

Share this Post