Bersihkan Sekolah Keempat di Aceh Utara, Bentuk Komitmen Pengabdian UIN SUNA Lhokseumawe
www.uinsuna.ac.id – Perjuangan memulihkan dunia pendidikan di Aceh Utara pasca-bencana banjir terus berlanjut. Sivitas akademika UIN SUNA Lhokseumawe bergerak membersihkan lumpur yang mulai mengering di MAN 6 Aceh Utara di Sumbok Rayeuk. Kehadiran tim relawan ini menjadi bukti nyata pengabdian yang berkelanjutan dalam pengabdian di sekolah yang terdampak, Selasa (30/12/2025).
Pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Dr. Ruhama Wazna, MA., serta Munawar Rizki Jailani, Lc. M.Sh., Ph.D., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang dibantu oleh Kepala Bagian FEBI, Dedi Sutendi, MM., turun langsung sebagai koordinator lapangan.
"Ini adalah bentuk rukun dan sinergi kita sebagai umat. Kita tidak ingin adik-adik di MAN 6 kehilangan waktu belajar lebih lama karena fasilitas yang kotor dan rusak akibat banjir," ungkap Dekan FUAD di tengah kesibukan membersihkan sisa lumpur.

Aksi ini merupakan bentuk pengabdian pascabencana dan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI yang puncaknya pada 3 Januari mendatang.
Sejalan dengan tema HAB tahun ini, "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju," UIN SUNA menerjemahkannya melalui aksi nyata di lapangan dengan membantu sekolah-sekolah yang lumpuh akibat rendaman banjir.
Lebih lanjut, Dekan FEBI juga menyampaikan sinergi yang ditunjukkan oleh berbagai unsur kampus mencerminkan pesan damai dan kemajuan yang diusung dalam tema HAB tahun ini. “Bahwa dengan bekerja sama, beban seberat apa pun, termasuk dampak bencana alam, dapat diatasi demi masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.
Aksi berkelanjutan pembersihan sekolah ini akan menjadi catatan penting dalam peringatan HAB Kemenag ke-80 di lingkungan UIN SUNA Lhokseumawe. Dengan pembersihan di sekolah keempat ini, diharapkan semangat kerukunan dan sinergi tetap terjaga hingga puncak peringatan pada 3 Januari mendatang. (NA/AR/HI)