Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Kabag ULA UIN SUNA Lhokseumawe Bangun Sinergi dengan KPKNL
www.uinsuna.ac.id – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam mewujudkan tata kelola Barang Milik Negara (BMN) yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan terus diperkuat. Salah satunya melalui kunjungan koordinasi yang dilakukan Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (Kabag ULA), Yusnidar, M.H., ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala KPKNL Lhokseumawe, TB Abdurrahman, bersama jajaran sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi kelembagaan dalam optimalisasi pengelolaan BMN, khususnya terkait percepatan proses penghapusan dan pelaksanaan lelang aset negara di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis, mulai dari penyempurnaan administrasi penghapusan BMN, mekanisme penilaian aset, proses lelang melalui KPKNL, hingga penguatan koordinasi dalam penyelesaian aset yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kabag ULA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Yusnidar, M.H., menyampaikan bahwa pengelolaan BMN merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance). Oleh karena itu, kolaborasi dengan KPKNL menjadi bagian dari strategi penguatan sistem pengelolaan aset negara di lingkungan UIN SUNA.
"Kami ingin memastikan setiap tahapan penghapusan dan lelang BMN dilaksanakan secara tertib administrasi, transparan, dan sesuai regulasi. Sinergi dengan KPKNL sangat penting agar pengelolaan aset negara di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe semakin efektif, akuntabel, dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan institusi," ujar Yusnidar.
Sementara itu, Kepala KPKNL Lhokseumawe, TB Abdurrahman, menyampaikan apresiasi atas komitmen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam memperkuat tata kelola BMN. Menurutnya, koordinasi yang intensif antara satuan kerja dan KPKNL merupakan kunci dalam mewujudkan pengelolaan kekayaan negara yang tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian transformasi tata kelola aset yang terus dilakukan Bagian Umum dan Layanan Akademik. Dalam beberapa tahun terakhir, Bagian ULA berhasil mendorong percepatan Penetapan Status Penggunaan (PSP) BMN hingga mencapai 97 persen, disertai penataan administrasi aset, koordinasi penertiban aset tanah, serta penguatan sistem pengelolaan BMN secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan KPKNL Lhokseumawe, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe optimistis pengelolaan BMN akan semakin efektif dan akuntabel, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan, efisiensi pengelolaan aset negara, serta memperkuat tata kelola universitas menuju institusi yang unggul, profesional, dan berdaya saing. (AR)