Pers Mahasiswa Al-Kalam Bekali Siswa menjadi Jurnalis Sejak Dini

www.uinsuna.ac.idDalam rangka mengedukasi para pelajar pemahaman jurnalistik dasar, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe gelar Kelas Jurnalistik (KLASIK) Goes to School di MAN Kota Lhokseumawe dilangsungkan di Aula setempat, Kamis (7/8/2025).

Mengusung tema "Tajam Mengabarkan, Lugas Menyampaikan," kelas ini menjadi wadah pembentukan pola pikir kritis serta ruang ekspresi bagi para siswa yang terlibat dalam dunia jurnalistik pelajar.

Pemimpin Umum LPM Al-Kalam, Muhammad Syahru menjelaskan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media dan keterampilan menulis di kalangan pelajar, sekaligus membekali siswa dengan kemampuan dasar dalam penulisan berita dan opini.

Sementara itu, Pembina Jurnalistik MAN Kota Lhokseumawe, Fitria Winanda, M.Pd. menyambut baik digelarnya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi edukatif antara mahasiswa dan pelajar.

“Apresiasi serta harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan ini datang di waktu yang tepat, mengingat para siswa baru saja menyelesaikan proses rekrutmen. Materi yang disampaikan pun dinilai sangat membantu sebagai bekal awal dalam memahami dasar-dasar jurnalistik.” Ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 56 siswa MAN Kota Lhokseumawe yang merupakan anggota ekstrakurikuler Jurnalistik. Para peserta berasal dari berbagai tingkatan kelas dan memiliki ketertarikan dalam dunia kepenulisan serta media.
Para peserta tidak hanya dibekali seputar materi, tapi juga praktik menulis langsung.

Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Alya Nadila, Sekretaris Redaksi LPM Al-Kalam tentang Teknik Penulisan Berita. Ia memaparkan berbagai aspek penting dalam dunia jurnalistik, seperti pengertian dan struktur berita, metode 5W+1H, penggunaan tanda baca yang tepat, hingga kesalahan umum yang kerap terjadi dalam penulisan berita.

Sebagai bentuk praktik langsung, para peserta diminta menulis naskah berita berdasarkan kegiatan pelatihan. Tulisan mereka kemudian dinilai oleh tim dari LPM Al-Kalam sebagai bagian dari sesi evaluasi. (AR)

Share this Post