Rakernas Kemenag 2025 Tegaskan Strategi “Mempersiapkan Umat Masa Depan”

www.uinsuna.ac.id - Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Lokakarya dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag Tahun 2025 dengan tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan”, yang berlangsung di Atria Hotel, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan dihadiri Wakil Menteri Agama, Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, para Direktur Jenderal, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, tokoh lintas agama, akademisi, serta pemangku kepentingan strategis lainnya.

Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan bahwa Rakernas 2025 menjadi momentum penting untuk merumuskan arah strategis Kementerian Agama dalam menghadapi dinamika sosial-keagamaan yang semakin kompleks.

Tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan” menekankan pentingnya membangun kualitas umat yang cerdas, moderat, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus mampu hidup harmonis dalam masyarakat plural.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama menambahkan, Rakernas tahun ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menyusun Outlook Kehidupan Keagamaan 2026. Dokumen tersebut akan menjadi instrumen kebijakan berbasis data dalam memetakan tren, mengidentifikasi potensi risiko kehidupan beragama, serta merumuskan kebijakan yang antisipatif dan preventif.

Rektor Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, yang turut mengikuti kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap visi Menteri Agama dalam menyiapkan umat masa depan.

Menurutnya, gagasan membangun umat yang inklusif, berakhlak, dan kompetitif merupakan langkah strategis yang perlu diimplementasikan secara konkret dalam dunia pendidikan tinggi.

“Konsep umat masa depan yang digagas Menteri Agama sangat relevan untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan, penguatan literasi keagamaan, serta pengembangan diskusi akademik di perguruan tinggi,” ujar Prof. Danial.

Selain sebagai forum penyusunan kebijakan, lokakarya Rakernas 2025 juga menjadi ruang dialog kolaboratif lintas perspektif antara pembuat kebijakan, tokoh agama, dan akademisi.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis jangka panjang guna memperkuat kerukunan umat beragama serta memperkokoh peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (AM) 

 

Share this Post