Tanpa Skripsi, Mahasiswa Ilmu Falak UIN Sultanah Nahrasiyah Raih Gelar Sarjana
www.uinsuna.ac.id - Ravik Walhidayah, mahasiswa Program Studi Ilmu Falak Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe asal Sumatera Barat, berhasil menyelesaikan studi melalui jalur non-skripsi berbasis publikasi artikel ilmiah. Kelulusan tersebut ditetapkan melalui sidang akhir yang dilaksanakan pada Selasa (03/02/2025).
Ravik menyelesaikan pendidikan sarjananya dalam waktu 3,5 tahun, lebih cepat dari masa studi normal. Ia menempuh skema kelulusan non-skripsi yang menitikberatkan pada capaian luaran akademik berupa publikasi pada jurnal nasional terakreditasi.
Dalam sidang akhir, Ravik mempresentasikan hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. Penelitian tersebut membahas verifikasi citra hilal berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dipaparkan secara komprehensif di hadapan tim penguji.
Ravik tercatat aktif dan produktif dalam kegiatan riset serta publikasi ilmiah. Sejumlah artikel ilmiah yang dihasilkannya telah dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan terindeks di Google Scholar.
Publikasi tersebut menegaskan fokus keilmuan Ravik pada pengembangan ilmu falak kontemporer, khususnya integrasi antara astronomi Islam, teknologi digital, komputasi, dan kecerdasan buatan.
Ketua Program Studi Ilmu Falak, Hasna Tuddar Putri, S.H.I., M.S.I., menyampaikan bahwa kelulusan Ravik menjadi tonggak penting dalam implementasi kebijakan akademik berbasis Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus penguatan budaya riset di kalangan mahasiswa.
“Jalur non-skripsi berbasis publikasi diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk lulus lebih cepat dengan luaran akademik yang terukur, terverifikasi, dan berdampak bagi pengembangan keilmuan,” ujar Hasna.
Berdasarkan hasil evaluasi akademik secara menyeluruh, Ravik meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81 dengan predikat cumlaude. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi prestasi akademik, produktivitas riset, serta kemampuan mengintegrasikan ilmu falak dengan pendekatan teknologi kontemporer. (HI)