UIN SUNA Peduli: Tangis Haru Ibu Mahasiswa Korban Banjir Pecah Saat Terima Bantuan

www.uinsuna.ac.id – Kisah mengharukan terjadi saat UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyalurkan bantuan kepada korban banjir pada Jumat (5/12/2025). Cut Zuharariani, ibu dari Ricky Triansyah, salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang terdampak, tak kuasa menahan isak tangis di Gedung Biro Rektorat kampus setempat, mengungkapkan bahwa keluarga mereka sudah hampir satu minggu belum menerima bantuan makanan sejak bencana melanda.

Saat menerima bantuan di Gedung Biro Rektorat kampus setempat, Cut mengungkapkan kondisi darurat yang dialaminya. Dengan suara bergetar, ia mengatakan bahwa sejak banjir melanda, mereka belum menerima uluran tangan dari pihak mana pun.

“Kami belum mendapatkan bantuan dari mana pun. Bahkan kami kekurangan makanan, sudah hampir satu minggu sejak banjir datang,” ujar Cut sambil menyeka air mata.

Situasi yang dialaminya sangat parah. Ia menceritakan bahwa seluruh harta benda dan pakaian di rumahnya habis terendam. “Tidak ada yang bisa kami selamatkan. Baju yang saya pakai ini adalah satu-satunya yang tersisa,” tuturnya.

Wakil Rektor II UIN Sultanah Nahrasiyah, Dr. Said Alwi, M.Pd., yang hadir dalam penyerahan bantuan, menegaskan komitmen kampus untuk terus mendampingi sivitas akademika yang terdampak.

"Kami berupaya semaksimal mungkin memastikan tidak ada satu pun keluarga besar UIN SUNA yang luput dari perhatian. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian dan solidaritas kami sebagai satu keluarga," jelasnya.

Cut Zuharariani juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan berupa pakaian layak pakai dan kebutuhan pokok yang disalurkan oleh Satuan Tugas Bencana UIN SUNA Lhokseumawe, yang dihimpun dari para donatur. “Saya sangat terbantu dengan bantuan ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli,” ungkapnya dengan penuh haru.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari aksi cepat tanggap UIN SUNA Lhokseumawe untuk membantu sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus yang terdampak parah oleh bencana banjir. (HI)

Share this Post