Rektor UIN SUNA Lhokseumawe Terima FGD IAIN Langsa Bahas Transformasi UINZA

www.uinsuna.ac.id - Rektor Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe  Prof. Dr. Danial, M.Ag. menerima kunjungan sekaligus Focus Group Discussion (FGD) dari sivitas akademika IAIN Langsa dalam rangka membahas persiapan alih bentuk kelembagaan menjadi UIN Zawiyah Cot Kala Langsa. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Biro Rektorat UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Selasa (2/6/2026).

FGD tersebut menjadi forum strategis untuk mendiskusikan tahapan, mekanisme, serta berbagai aspek teknis yang harus dipersiapkan dalam proses transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN. Selain itu, forum ini juga membahas berbagai tantangan dan langkah-langkah yang perlu ditempuh guna mendukung target alih bentuk yang direncanakan dapat terealisasi sebelum Desember 2026.

Dalam arahannya, Prof. Danial menjelaskan bahwa proses alih bentuk perguruan tinggi memerlukan kesiapan yang matang, terutama terkait pemenuhan dokumen administrasi, data kelembagaan, serta berbagai persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Menurutnya, seluruh tahapan harus mengacu pada regulasi yang berlaku di lingkungan Kementerian Agama serta ketentuan yang ditetapkan oleh kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kementerian Sekretariat Negara, dan instansi lainnya yang terlibat dalam proses perubahan bentuk perguruan tinggi.

“Alih bentuk perguruan tinggi bukan hanya perubahan nomenklatur kelembagaan, tetapi merupakan proses transformasi yang membutuhkan kesiapan administrasi, akademik, dan kelembagaan secara menyeluruh. Karena itu, seluruh data pendukung harus disiapkan secara komprehensif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, komunikasi yang baik dan harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk mempercepat setiap tahapan yang harus dilalui,” ujar Prof. Danial.

Lebih lanjut, Prof. Danial menyampaikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan IAIN Langsa dalam mempersiapkan transformasi kelembagaan tersebut. Ia menegaskan bahwa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe siap memberikan dukungan dan berbagi pengalaman yang dibutuhkan untuk memperlancar proses alih bentuk.

“Kami sangat mengapresiasi ikhtiar yang dilakukan IAIN Langsa dalam mempersiapkan alih bentuk menjadi UIN Zawiyah Cot Kala. UIN SUNA Lhokseumawe terbuka untuk berbagi pengalaman serta mendukung kebutuhan data dan informasi yang diperlukan dalam proses tersebut. Semangat kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi modal penting untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Aceh,” katanya.

Kegiatan FGD ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi, termasuk para wakil rektor, kepala biro, pimpinan lembaga, kepala tim, serta tim penyusun borang akreditasi perguruan tinggi. Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam mendukung percepatan proses alih bentuk IAIN Langsa menjadi UIN Zawiyah Cot Kala Langsa serta meningkatkan kualitas tata kelola dan pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi Islam di Aceh. (AM)

Share this Post