Dihadapan Para Rektor, Presiden Tambahkan Dana Research Perguruan Tinggi

www.uinsuna.ac.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menambah dana riset perguruan tinggi sebagai bagian dari strategi memperkuat kecerdasan dan daya saing bangsa di tengah dinamika geopolitik global. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat kepada para rektor perguruan tinggi keagamaan dan umum se-Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/01/25).

Presiden menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat produksi pengetahuan dan pemikiran kebijakan nasional. Oleh karena itu, peningkatan dukungan anggaran riset dinilai penting agar kampus mampu melahirkan inovasi, kajian strategis, serta solusi nyata bagi kepentingan bangsa.

“Indonesia harus menjadi brain country, bangsa yang unggul karena kecerdasan dan kualitas sumber daya manusianya. Untuk itu, riset dan pengembangan ilmu pengetahuan harus diperkuat,” ujar Presiden di hadapan para rektor.

Menurut Presiden, penambahan dana riset tersebut dimungkinkan melalui upaya efisiensi dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah berhasil menghemat anggaran sekitar Rp190 triliun yang selanjutnya dialokasikan untuk berbagai program strategis nasional, termasuk sektor pendidikan.

Presiden menegaskan bahwa pendidikan tinggi, khususnya kegiatan riset dan inovasi, akan menjadi salah satu penerima manfaat dari kebijakan efisiensi tersebut. Ia berharap perguruan tinggi dapat memanfaatkan dukungan ini untuk menghasilkan riset yang berpihak pada kepentingan nasional dan memperkuat kedaulatan bangsa.

Taklimat ini menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah dalam menjadikan riset perguruan tinggi sebagai fondasi utama pembangunan nasional berbasis pengetahuan. (AM)

Share this Post