T M Rehan Buktikan Keterbatasan Tak Surutkan Langkah Melanjutkan Mimpi di UIN SUNA Lhokseumawe
www.uinsuna.ac.id - Semangat meraih pendidikan tinggi ditunjukkan oleh T M Rehan, peserta difabel asal Aceh Utara yang mengikuti ujian UM-PTKIN 2026 di UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, Senin (8/6/2026). Rehan yang berjalan menggunakan tongkat tampak didampingi erat oleh panitia menuju ruang seleksi di Gedung Lab Center.
Kehadiran lulusan MAN 5 Aceh Utara ini menjadi potret kegigihan di tengah pelaksanaan ujian nasional yang berlangsung dari 8 hingga 10 Juni 2026.
Menurut keterangan orang tuanya, Rehan harus menjalani amputasi kaki kirinya pada Februari 2025 akibat tumor yang dideritanya. Meski harus beraktivitas dengan keterbatasan fisik, tekadnya untuk kuliah di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN SUNA tidak goyah.
"Menjadi guru adalah cita-cita saya sejak lama. Saya memilih tiga prodi keguruan di sini, yaitu PGMI, Tadris Bahasa Indonesia, dan PAI," ujar Rehan optimis. Orang tua Rehan mendukung penuh keputusan ini, terlebih lokasi kampus yang dekat sangat memudahkan mobilitas dan akses antar-jemput bagi putra mereka.
Komitmen UIN SUNA Lhokseumawe dalam menyambut peserta berkebutuhan khusus ditegaskan langsung oleh Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Yusnidar, M.H. Pihaknya memastikan seluruh panitia memberikan pelayanan terbaik.
"Kami berkomitmen penuh mewujudkan ekosistem kampus yang inklusif dan ramah difabel. Petugas telah kami siagakan khusus untuk mendampingi mobilitas Saudara Rehan mulai dari gerbang masuk hingga duduk nyaman di kursi ujian, dan sudah ditawarkan kursi roda. Kami memastikan seluruh hak pelayanan digital dan kenyamanan fisiknya terpenuhi tanpa hambatan," tegas Kabag ULA UIN SUNA Lhokseumawe.
Kisah perjuangan T M Rehan pada pelaksanaan UM-PTKIN ini menjadi inspirasi bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengejar masa depan. Di sisi lain, kesiapan fasilitas dan respons cepat dari UIN SUNA Lhokseumawe mempertegas posisi kampus Islam negeri ini sebagai lembaga pendidikan tinggi yang inklusif, ramah, dan terbuka bagi seluruh anak bangsa. (HI/NA)