Kuliah Pengabdian Masyarakat, Tekankan Etika dan Tinggalkan Jejak Kebaikan

www.uinsuna.ac.id – Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UINSUNA) Lhokseumawe, Dr. Iskandar, M.S.I, mengajak mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tahun 2026 untuk menjadikan pengabdian sebagai ruang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan 188 mahasiswa KPM Mandiri di Halaman Upacara Biro Rektorat UINSUNA Lhokseumawe, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, KPM bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

"KPM adalah ruang pengabdian yang sesungguhnya. Di sana mahasiswa hadir bukan hanya membawa pengetahuan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujar Dr. Iskandar.

Ia menekankan bahwa setiap mahasiswa merupakan representasi UINSUNA di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sikap, perilaku, dan cara berinteraksi selama berada di lokasi pengabdian akan menjadi cerminan nama baik kampus.

"Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan dampak positif. Bangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, berkontribusi dalam pemberdayaan desa, serta tunjukkan bahwa mahasiswa UINSUNA mampu menjadi agen perubahan," katanya.

Selain mendorong lahirnya program-program yang bermanfaat, Dr. Iskandar juga mengingatkan peserta KPM untuk selalu menjunjung tinggi etika, akhlak, dan budaya masyarakat setempat.

"Jaga etika, hormati adat istiadat, dan bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Pengabdian tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari bagaimana kita meninggalkan kesan yang baik dan manfaat yang berkelanjutan," pesannya.

Pada kesempatan tersebut, prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan jaket almamater secara simbolis kepada perwakilan peserta KPM oleh Wakil Rektor I Dr. Iskandar, M.S.I bersama Wakil Rektor II Dr. Said Alwi, M.A.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UINSUNA, Dr. Taufiq, M.A, melaporkan bahwa sebanyak 188 mahasiswa akan melaksanakan KPM Mandiri di 19 desa yang tersebar di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Program pengabdian tahun ini mengusung berbagai tema strategis, di antaranya ekoteologi, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, dan digitalisasi desa. (AR)

Share this Post