UINSUNA Lhokseumawe Gelar PBAK 2026, 970 Mahasiswa Baru di Peusijuek
www.uinsuna.ac.id — Sebanyak 970 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026 yang berlangsung di Gedung Serbaguna kampus setempat, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, serta nilai-nilai kemahasiswaan di UINSUNA Lhokseumawe.
Jumlah peserta PBAK tahun ini mencakup seluruh mahasiswa baru dari empat fakultas di lingkungan UINSUNA Lhokseumawe. Rinciannya, Fakultas Syariah sebanyak 96 mahasiswa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 596 mahasiswa, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) sebanyak 142 mahasiswa, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 136 mahasiswa.
Penerimaan mahasiswa baru ditandai dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) adat Aceh sebagai simbol penyambutan dan doa keberkahan bagi mahasiswa baru. Prosesi tersebut dipimpin oleh Rektor serta Ketua Senat UINSUNA Lhokseumawe sebagai bentuk penerimaan resmi mahasiswa baru dalam keluarga besar kampus tersebut.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UINSUNA Lhokseumawe, Dr. Darmadi, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan PBAK dilaksanakan selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang harus dijunjung selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Pelaksanaan PBAK nantinya akan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 1 hingga 3 September 2026,” ujar Dr. Darmadi dalam sambutannya.
Pelaksanaan pembukaan PBAK berlangsung dengan khidmat dan tertib. Para mahasiswa baru tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari prosesi penyambutan hingga agenda pembukaan yang disiapkan oleh panitia.
Melalui kegiatan PBAK 2026, UINSUNA Lhokseumawe berharap mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami budaya akademik, serta menjadi bagian dari generasi mahasiswa yang berintegritas, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.(HI)