Empat Mahasiswa UINSUNA Lhokseumawe Ikuti Leadership Camp GENBI Sumatera dan Maluku

www.uinsuna.ac.id — Empat mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berpartisipasi dalam kegiatan Leadership Camp Generasi Baru Indonesia (GENBI) Wilayah Sumatera dan Maluku yang berlangsung di Swiss-Belhotel Batam, Kepulauan Riau, pada 27–29 Oktober 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa UINSUNA untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kreativitas digital, serta pemahaman mengenai ekonomi dan kebanksentralan.

Keempat mahasiswa tersebut terdiri atas Yudha Dwi Alfiansyah dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Nur Zahra Azira dari Fakultas Syariah, serta Suharni dan Haura Safira dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Salah satu peserta, Haura Safira, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menghadirkan sejumlah agenda pengembangan kompetensi, meliputi materi konten kreator, kepemimpinan, dan kebanksentralan. Para peserta juga mendapatkan pembekalan khusus mengenai teknik penulisan artikel populer dan produksi konten video digital.

Menurut Haura, materi tersebut dipersiapkan untuk mendukung partisipasi peserta dalam Youth Economic Leadership Program (YELP) GENBI tingkat nasional yang melibatkan anggota GENBI dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengemas informasi dan gagasan seputar ekonomi serta kebanksentralan ke dalam bentuk karya tulis maupun konten audiovisual. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dapat dikemas secara informatif, kreatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis dalam menyampaikan informasi kepada publik,” Tambah Haura.

Leadership Camp GENBI Sumatera dan Maluku diselenggarakan sebagai wadah pengembangan kompetensi anggota GENBI, khususnya dalam bidang kepemimpinan, kreativitas digital, dan pemahaman kebanksentralan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan serta mampu berkontribusi dalam menyampaikan edukasi ekonomi dan kebanksentralan kepada masyarakat.(HI)

 

Share this Post