UIN SUNA Lhokseumawe Berangkatkan Sembilan Mahasiswa KPM Internasional ke Malaysia
www.uinsuna.ac.id – Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melepas sembilan mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional ke Malaysia, Rabu (28/10/2026). Kegiatan pelepasan berlangsung di Operation Room (Op Room) kampus setempat.
Rektor UIN SUNA Lhokseumawe mewakili Wakil Rektor I UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Iskandar, M.S.I., yang mewakili Rektor melepas secara simbolis keberangkatan para mahasiswa.
Sembilan mahasiswa dijadwalkan akan melakukan pengabdiannya mulai tanggal 31 Oktober - 27 November 2026 di Pulau Penang, Malaysia. Mereka yang mengikuti program tersebut berasal dari sejumlah program studi, diantaranya Manda Geubrina dan Titatiya Nabila dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Nadira Salsabila dan Alya Maysarah dari Program Studi Ekonomi Syariah (ES), serta Salsabilla Rizki dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Selanjutnya, Nurul Saida berasal dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Suci Aulia dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Alya Maulida dari Program Studi Akuntansi Syariah (AKS), serta Hayatul Husna dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT).
Kegiatan tersebut turut dihadiri secara daring oleh perwakilan mitra dari Malaysia, Usman Al Marbawi, Ph.D., Ketua SMA MATSA Pulau Pinang, dan Ustazah Rabiatul Nur Zalikha binti Osman, Pengetua SMA MATSA.
Dalam sambutannya, Usman Al Marbawi menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun semangat belajar serta memberikan teladan yang baik bagi para pelajar.
Ia juga mengharapkan mahasiswa KPM Internasional dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai program asrama dan menghadirkan program pengabdian yang bermanfaat selama berada di Malaysia.
Selain itu, ia mengatakan bahwa mahasiswa agar menghormati dan memahami budaya masyarakat setempat. Menurutnya, Aceh dan Malaysia memiliki kedekatan budaya dalam rumpun Melayu sehingga menjadi modal penting untuk membangun hubungan dan interaksi yang baik selama pelaksanaan program. Pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Iskandar, M.S.I., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi dengan pihak mitra di Malaysia.
Warek I mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya universitas untuk terus meningkatkan program internasionalisasi.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan, pengarahan, dan pembinaan bagi mahasiswa agar dapat melaksanakan pengabdian secara optimal serta menjaga nama baik almamater selama berada di negara tujuan. Pintanya.
Melalui KPM Internasional ini, UIN SUNA Lhokseumawe berharap mahasiswa mampu mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan lintas budaya, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Program ini menjadi salah satu upaya UIN SUNA dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat sekaligus meningkatkan pengalaman internasional mahasiswa. (AR)