Ekoteologi hingga Pendampingan Pascabencana, Mahasiswa UIN SUNA Bawa Misi Pengabdian Berdampak
www.uinsuna.ac.id - Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UINSUNA) Lhokseumawe melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Gelombang II dengan mengusung lima program wajib yang harus dijalankan oleh seluruh mahasiswa peserta KPM.
Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Taufiq, MA, menyampaikan bahwa program wajib tersebut meliputi digitalisasi desa, sosialisasi kampus, sosialisasi ekoteologi, pengelolaan aset keagamaan seperti wakaf, serta penguatan manajemen masjid.
Seluruh program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. Ujarnya.
Salah satu program prioritas dalam KPM Mandiri Gelombang II adalah sosialisasi ekoteologi yang dilaksanakan langsung di tengah-tengah masyarakat. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari ajaran keagamaan.
Menurut Dr. Taufiq, program ekoteologi sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan kelestarian alam, terutama di tengah kondisi bencana alam.
“Program ini mengingatkan kita kembali pada fungsi manusia sebagai khalifah di muka bumi, salah satunya adalah tanggung jawab menjaga dan melestarikan alam,” ujar Dr. Taufiq.
Selain itu, di tengah kondisi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, KPM Mandiri Gelombang II juga menghadirkan dua program khusus sebagai bentuk kehadiran kampus di tengah masyarakat, yakni program mengajar dan program pendampingan psikososial.
Kedua program ini difokuskan untuk membantu pemulihan akses pendidikan serta kondisi psikologis masyarakat terdampak, khususnya anak-anak usia sekolah.
Dr. Taufiq berharap, rangkaian program KPM Mandiri Gelombang II dapat menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat pascabencana, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Pinta Dr. Taufiq. (AR)