Rektor UIN SUNA di Forum PTKIN: Saatnya Pendidikan Islam Bertransformasi
www.uinsuna.ac.id - Rektor Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menghadiri Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand City Hall, Medan, selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 29–31 Januari 2026.
Forum yang diikuti oleh seluruh pimpinan PTKIN se-Indonesia ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di tengah berbagai tantangan global. Sejumlah isu penting dibahas, mulai dari tata kelola kelembagaan, peningkatan mutu akademik, transformasi digital, pengembangan riset dan inovasi, hingga penguatan peran PTKIN dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing internasional.
Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang konsolidasi dan refleksi bersama bagi PTKIN.
“Forum rektor ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah PTKIN dalam menjawab dinamika pendidikan tinggi. Kolaborasi dan inovasi harus terus diperkuat agar PTKIN mampu adaptif dan resposnsif dalam menyikapi perubahan masa serta melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Prof. Danial
.jpeg)
Sementara itu, Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena UINSU dipercaya menjadi tuan rumah forum nasional tersebut. Ia menyebutkan bahwa forum ini menghadirkan seluruh pimpinan dari 58 PTKIN yang tersebar dari Aceh hingga wilayah Indonesia Timur.
Menurutnya, forum rektor bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang strategis untuk merumuskan arah kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam ke depan. “Selain membahas program penerimaan mahasiswa baru PTKIN tahun 2026, forum ini juga mengagendakan 11 isu strategis lainnya yang menjadi perhatian bersama,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menekankan urgensi transformasi PTKIN yang berorientasi pada mutu dan relevansi. Ia menegaskan bahwa PTKIN harus mampu mengembangkan keilmuan Islam yang integratif, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. (AM)