www.uinsuna.ac.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berkomitmen sebagai kampus ramah akses pendidikan di tengah tekanan ekonomi masyarakat pascabencana banjir.
Komitmen ini disampaikan dalam kegiatan kunjungan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Aceh Utara yang berlangsung di opproom kampus tersebut, Kamis (29/01/2026).
Sebanyak 29 siswa bersama guru pendamping disambut langsung oleh pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Iskandar, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Darmadi, M.Si, serta Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Yusnidar, M.H dan dosen di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Iskandar menekankan bahwa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe hadir sebagai perguruan tinggi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa biaya UKT di UIN SUNA Lhokseumawe tergolong terjangkau dan menjadi kampus dengan UKT terendah di Indonesia, sehingga tidak menjadi penghalang bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya di masa pemulihan pascabencana.
Selain biaya pendidikan yang terjangkau, pihak kampus juga menyediakan berbagai skema beasiswa untuk mendukung mahasiswa, seperti beasiswa Unit Pengumpul Zakat (UPZ), beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI), serta sejumlah beasiswa lainnya dari berbagai sumber.
Sementara itu, guru pendamping MAN 2 Aceh Utara, Danna Aulia Riski, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan untuk menjawab keresahan siswa dalam menentukan pendidikan lanjutan, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami melihat banyak siswa yang masih ragu melanjutkan pendidikan karena kondisi ekonomi keluarga pascabencana. Dengan mengunjungi langsung kampus, siswa mendapatkan gambaran bahwa kuliah tetap bisa diakses,” ujarnya.
Kunjungan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung terkait biaya pendidikan, beasiswa, serta kehidupan perkuliahan. Melalui kegiatan ini, kampus berharap dapat menumbuhkan optimism dan semangat siswa untuk tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas, meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi pascabencana banjir. (AR)