Rektor UINSUNA Lhokseumawe Apresiasi dan Dukung Gagasan Menag pada OASE III PTKIN 2026
www.uinsuna.ac.id - Rektor Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., mengapresiasi gagasan dan arahan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, sains, teknologi, dan kreativitas dalam membangun peradaban. Gagasan tersebut disampaikan Menteri Agama saat membuka Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026).
Prof. Danial menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Menteri Agama yang menegaskan pentingnya tradisi keilmuan Islam dalam menghargai ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi. Menurutnya, pandangan tersebut relevan untuk dikembangkan di lingkungan akademik, terutama dalam mendorong mahasiswa mengintegrasikan khazanah keilmuan Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam pidatonya, Menteri Agama menguraikan sejumlah contoh historis mengenai keterbukaan Rasulullah SAW terhadap kreativitas dan berbagai penemuan baru. Ia juga menyoroti kontribusi para ilmuwan Muslim dalam mengembangkan beragam bidang keilmuan, mulai dari kedokteran, arsitektur, pertanian, hingga teknologi.
Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah bahwa kreativitas dapat menjadi salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menag juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui penguasaan ilmu pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian mengembangkan inovasi.
Menanggapi arahan tersebut, Prof. Danial menilai berbagai pemikiran dan contoh yang disampaikan Menteri Agama dapat menjadi sumber inspirasi bagi perguruan tinggi Islam untuk memperkuat budaya keilmuan, penelitian, dan kreativitas mahasiswa.
"Contoh yang disampaikan Menag tersebut dapat menjadi bahan kajian, inspirasi penelitian, serta pengembangan kreativitas mahasiswa dalam menghubungkan khazanah keilmuan Islam dengan tantangan teknologi masa kini," ujar Prof. Danial.
Ia berharap momentum OASE III PTKIN 2026 dapat semakin memperkuat komitmen perguruan tinggi keagamaan Islam dalam mengembangkan integrasi keislaman, sains, dan teknologi. Dengan demikian, perguruan tinggi Islam diharapkan mampu melahirkan generasi akademisi, peneliti, dan inovator yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus kapasitas intelektual untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(HI)